Pertemuan tak terduga

Kau seperti seteguk air pelepas dahaga di kala berbuka,
tak manis, tak pahit, tak berasa, tapi nyata adanya

Empat tahun lebih kira-kira,
lalu kita dipertemukan secara tak terduga
melihatmu menundukkan mata membuatku semakin bangga
setidaknya kau tlah berhasil menjaga apa yang seharusnya kau jaga

Manis, Kapan pulang? Sehat?
itu saja yang ingin ku tanya. 
Lega, karena hati ini tak meminta apa-apa 
yang tersisa hanya rasa senang melihatmu nampak bahagia
rasa yang murni, seperti sejuknya tegukan pertama saat berbuka

Terima kasih pertemuan tak terencana,
mungkin Tuhan sudah menuliskannya agar semangatku kembali menyala
mengingatmu membuatku bersyukur,
setidaknya hariku tidak begitu hancur :)

Komentar