Sugeng Sare Yangti..


24 Agustus 2014
Sugeng sare eyangti Chotimah binti Djemakun Sastrodimejo. 
Selamat menyusul eyang kakung Soekmiadi bin Sukirman. 
Semoga dilapangkan..

Malam ini kusempatkan menulis lagi untuk menenangkan diri.
Sosok itu telah pergi. Kami menangis bukan karena tak rela, melainkan bahagia karena setidaknya kami semua bisa berkumpul mendampingi dan menuntun beliau dengan kalimat syahadat meski tak ada kesadaran tersisa, hingga detik terakhir diangkatnya nyawa, dan beliau dibebaskan dari rasa sakitnya, juga rasa bosannya berada di tempat tidur selama 12 tahun.

Di rumah sakit, kami diperlihatkan bagaimana kasih sayang Allah Subhanahu Wata'ala, hingga kami tatag untuk bisa memahami, bahwa inilah kematian, suatu bagian dari kehidupan yang tak bisa ditahan lagi oleh upaya manusia maupun bantuan alat kesehatan.

Memang terasa aneh, karena semua masih terlihat sama. Keluar dari kamar mandi, kami reflek menengok ke kamar beliau hanya untuk memastikan posisi beliau baik-baik saja. Namun sekarang hanya tempat tidur, juga air dan sendok kecil bekas suapan air terakhir yang terlihat di sana. 

Tak ada lagi sosok yang membuat kami emosi sekaligus tertawa karena kebiasaannya meminta 'nyong turokna' dan 'nyong jagongna' sambil berteriak keras atau menggumam setiap harinya. Atau sosok yang membuat hati kami bergetar hebat karena ketulusan doa-doanya. Juga bagaimana kerasnya keinginan beliau untuk tetap 'nderes' meski pengelihatannya sudah menurun drastis, atau candaan-candaan yang beliau lontarkan saat dalam kondisi sadar. Semoga Allah subhanahu wata'ala menerima amal kebaikan yang selalu beliau lakukan, menjadikannya khusnul khotimah, dan memberikan kelapangan. aamiiin..

Dan mulai saat ini, kami akan merindukan lagi, masa-masa ketika kami bergantian berada di samping eyang sambil berkata:
"Yangti badhe ngunjuk? 
Yangti dhahar riyin nggih? 
Yangti badhe lenggah nopo sarean? 
Yangti, sedaya sami sholat. Yangti sing anteng nggih ampun nimbali terus. 
niki sampun ndalu, ngenjang sami badhe mangkat sekolah. Yangti sare nggih 
Yangti sing sehat nggih.."

yang kemudian beliau jawab hanya dengan satu-dua kedipan :')

Komentar