Cuma-Kalau Aku Bisa

Yang namanya waktu selalu berjalan,
hidup pun bakalan maju ke masa depan,
walau terkadang aku pengin bisa tetap ada di suatu waktu di masa lalu,
itu cuma-kalau aku bisa

Gemas,
aku terlalu gemas ingin meremasi isi otaknya, mencabik
satu-satunya senjata yang menjadi sumber keangkuhannya selama ini,
hingga aku bisa menembusi batas sadar akalnya

membaca dan membalas semua yang telah ia sembunyikan di depanku
yang membuatku buta, frustasi dengan segalanya
tapi itu cuma-kalau aku bisa.

Egois?
Ya. ijinkan aku egois kali ini, Tuhan
Jika aku tak berdaya, hembuskanlah angin-Mu tuk redakan semua kegilaan ini.
kembalikan logika dan hatiku pada tempatnya, Tuhan..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramai - Sunyi

Menyapa Sepi

Cermin Jauh