Harmoni Kita
Awal kuliah yang tidak terlalu buruk
meskipun di luar sana hujan telah menemani langkah kakiku seharian penuh,
kedatangannya menebarkan secercah semangat jernih di pikiranku.
Aku tersenyum menantang pagi, dan berjalan menikmati setiap jejakkan langkahku.
Aku berteriak lantang menatap siang,
dan kembali melompat-lompat melewati bekas jejakku yang belum terhapus oleh hujan.
karna semua yang ku rasa hari ini adalah pacuan keabnormalan adrenalin,
yang ditawarkan sisa hujan semalam.
Ya, ini semua karna kebenaran yang menyadarkan,
bahwa ada hal yang lebih indah tuk dinanti di luar sana
sesuatu yang tak bisa diukur oleh logika dan buku-buku perkuliahan,
tak bisa dihitung dengan berapa banyak uang yang patut dikeluarkan untuk membeli
harga pertemanan,
sesuatu yang kelak kan terasa indah pada waktunya,
karna harmoni itu tidak bisa berdiri sendiri dalam satu nada,
dan karna harmoni itu adalah kita
:)
Komentar
Posting Komentar