Bahagiaku
Bahagiaku datang bukan dari penilaian orang. Bahagiaku juga bukan berasal dari seberapa banyak uang dalam rekeningku, atau dilihat dari seberapa seringnya aku nonton konser, seberapa sering aku tertawa, bahkan seberapa lama aku mengabaikan sedihku.
Bahagia itu sederhana, cukup dengan melihat bapak tersenyum di pagi hari
karena salah tingkah ketika mendapat ucapan selamat ulangtahun dan doa dari anaknya,
melihat ibu yg tetap mendoakan kebaikan anak-anaknya meski beliau sendiri tengah menahan sakit,
melihat mamas dan adek makan dengan lahap masakan yg saya buat,
mengetahui ibu akhirnya bisa sare ketika anak-anaknya bergantian menjaga eyang di malam hari,
juga saat kita tau ada seorang yang mau menerima kita
dengan segala kekurangan yg ada di luar sana.
Dan sampai saat ini saya sangat bersyukur masih diberi kesempatan
untuk merasakan semua kebahagiaan ini.. :')

Komentar
Posting Komentar