kabar
Eyang,
hari ini cucu perempuanmu bisa melihat ayah dan ibunya tersenyum melupakan lelahnya,
karena ia telah resmi menyandang gelar sarjana
aku yakin, eyang pun akan bangga dengan ini semua, hasil doamu nyata
masih teringat jelas saat aku berpamitan ketika akan berangkat ujian pendadaran,
kau yang begitu lemah, hanya mengedipkan mata dan tersenyum saat aku kembali membawa kabar gembira
setidaknya aku telah menyampaikan padamu bahwa aku lulus di hari itu,
sebelum keesokan harinya kau tak bisa lagi mengutarakan keinginanmu meski hanya dengan kedipan pilu
eyang,
meski kami bukanlah jembatan amalmu, semoga cucu-cucumu ini bisa terus menjaga dan membahagiakan putri semata wayangmu, ibu kami yang sangat kehilanganmu. Kami harus kuat untuknya, agar beliau bisa terus beribadah dan menjadi jembatan amalan yang tak terputus untuk eyang, iya kan?
Semoga saja ilmu yang kami cari dan dapatkan bisa berkah dan bermanfaat nggih Yang, aamiiin..
Semoga terus dilapangkan kau di sana Eyang sayang...
turut berduka cita dini...
BalasHapusterima kasih kakak eka :')
Hapus