Cinta Tidak Pada Tempatnya

Jatuh cinta tidak pada tempatnya itu lucu.

Rasanya seperti kita sedang memiliki semangat dan ide menulis yang menggebu, tapi tinta pulpen kita habis, pensil kita hilang, dan laptop kita mendadak error. yang bisa dilakukan hanya menunggu sampai kita menemukan alat tulis yang bisa dipakai atau menuliskan poin ide kita pada notepad atau handphone. Jika tidak, kita harus rela membiarkan hasrat itu menguap dengan sendirinya.

Atau, di siang hari yang terik, kita berada di perjalanan kembali ke rumah, yang diharapkan adalah menemukan air es yang menyegarkan, tapi kita malah tak menemukan air di lemari es, yang ada hanya air panas yang baru matang, yang harus kita tunggu dengan sabar sampai jadi dingin dan bisa diminum.

Atau parahnya, seperti kita ingin buang sampah di tempat umum, tapi ternyata lemparan sampah kita meleset jatuh dari tempatnya, sementara di luar sana ada aturan yang mendenda setiap orang yang sampahnya berceceran. Mau diambil lagi,pasti kita ketahuan dan kena denda. Mau dibiarkan, malah membuat rasa bersalah karena sudah membuat kotor lingkungan.

Rasanya seperti ada tangan yang merogoh ke dalam rongga dada lalu mengambil organ dalam tubuhmu, sehingga membuat bulu kudukmu merinding karena menahan sakit sekaligus malu. Tidak bisa berbuat apa-apa tapi masih berusaha menanti waktu, kesempatan yang tepat untuk mengambil keputusan saat itu, akan tetap tinggal dan bersabar atau perlahan berpindah mencari tempat baru.

Jatuh cinta tidak pada tempatnya itu bisa membuat semuanya beku.

Komentar

  1. cintanya dipindahkan saja kakak dini, ditempat yang pantas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum menemukan tempat yang sesuai soalnya kakak eka :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramai - Sunyi

Menyapa Sepi

Cermin Jauh