Yang Benar


Banyak orang bilang, jodoh itu dijemput, bukan ditunggu dalam diam.

Nyatanya:
Banyak orang yang menempuh pacaran, kebobolan, dan akhirnya menikah.
ada juga yang pacaran 'baik-baik', lalu menikah karena cinta katanya,
ada pula yang pacaran tapi nggak nikah-nikah, yang penting have fun dan terlihat laku, katanya.
Banyak pula yang pacaran, putus, lalu baru jadi jodoh berpuluh tahun kemudian.

Sebaliknya
Banyak orang yang tidak pacaran, bisa menikah di usia muda.
tapi banyak pula orang yang tidak menempuh jalur pacaran, belum juga menikah sampai tua, padahal kuat agama dan akhlaknya.

Jadi yang benar bagaimana?
Yang menjemput melalui 'show off'' pacaran seperti yang kebanyakan orang indonesia bilang, juga belum tentu nikah gasik. Yang menjemput dalam diamnya doa, pun banyak yang belum nikah.

Maka yang benar, kembalikanlah urusan pada Tuhan dan waktu-Nya.


Komentar

  1. Dan ingat, jodohpun layaknya rizqi, meski sudah ditentukan, kita tetep harus ikhtiar..
    Semangat mencari dan menanti.. 😉

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramai - Sunyi

Menyapa Sepi

Cermin Jauh