Teman?
Bagaimana bisa hijrahmu lancar, jika teman nongkrong mu masih tidak taat kepada Allah ?, mungkin kita dapat mengelak dengan alasan silaturrahmi. Benar 100%. Tapi kita sering lupa untuk mempererat ukhuwah dengan teman-teman yang dapat menguatkan proses hijrah. Memang bersama teman hijrah terkadang kita tidak dapat mengekspresikan diri seutuhnya, tapi itu bukan masalah. Jika kita tidak sanggup menghadapi itu, maka sampai kapanpun titik terang dari hijrah tidak akan ketemu.
Pada akhirnya rasa nyaman di lingkungan buruk sebelumnya akan memperlambat proses hijrahmu, dan semua hal baik yang telah kau mulai menjadi luntur secara perlahan. Ucapan yang sebelumnya mulai baik dan menyebut-nyebut Allah, sekarang kembali kepada pembicaraan kosong tiada makna. Waktu yang sebelumnya sudah kau siapkan untuk beribadah dan menuntut ilmu agama, kembali habis oleh kesibukan duniawi yang terkadang tiada manfaatnya.
Oleh karena itu, terjun bebaslah ke dalam syari'at dengan semangat., jangan separuh-separuh. Memang hijrah adalah suatu proses tarik ulur kebaikan dan keburukan, jika kau kembali jatuh kepada maksiat maka segeralah bertobat dan berlari lagi kepada kebaikan. Teruslah hingga keburukan lelah menyertaimu. Kita akan terus begitu sampai ajal menjemput.
Siapapun penulis ini,
terimakasih sudah mewakili unek-unek saya..
http://www.argeomerta.com/2016/09/separuh-hijrah.html
terima kasih juga kepada yang sudah membagi tulisan ini. artikelnya bagus
BalasHapus