Kemajuan
Ruang Rapat Obrik, 01 Mei 2019
Ada satu lagi perubahan dalam diri, yaitu 'pola' yang tanpa sadar saya lakukan, ketika saya tidak menyukai suatu hal. Dulu ketika saya terganggu dengan omongan orang yang kasar atau berupa ejekan, emosi saya dengan cepat akan naik dan meledak-ledak. Saya hanya akan ngedumel di belakang dan memendam sendiri, instead of speak it out.
Tapi siang ini, saya sendiri kaget karena baru menyadari pola baru yang terbentuk. Salah seorang senior mengolok-olok saya yang memang butuh waktu lebih lama dalam menyerap ilmu baru. Awalnya memang bercanda, dan saya masih menanggapinya santai. Namun ketika candaan yang terkait kelemahan dilakukan berulang, maka hal tsb tidak menjadi lucu lagi, bahkan menjurus ke bullying. Ketika dia dengan gencarnya mengejek dan tertawa, saya entah bagaimana bisa berkata:
"Bisa berhenti nggak? Aku nggak suka cara mas mengolok-olok aku gitu."
dan dia pun diam..
Beberapa detik kemudian saya sadar, WHAT DID I SAID?? I did it again!?!
Ya, beberapa waktu yang lalu, seorang senior lain di kantor pun pernah mengejek saya, entah masalah apa saya lupa (sepertinya terkait keinginan saya untuk cuti dan mudik yang kemudian jadi bahan bulan-bulanan karena saya anak baru). Sama, pada awalnya saya biarkan, lama-lama saya merasa bosan mendengarnya. dan keluarlah kalimat itu..
"Bisa berhenti nggak? Aku bosen dikata-katain. Aku punya hak atas diriku sendiri".
I'm so proud of you.
You did it well, girl..
Congrats!
Komentar
Posting Komentar