18.06


Ada yang tetap memperhatikanmu dari kejauhan,
pada jarak yang tak terhitung di lautan.

Ada yang tetap mendoakanmu dalam tenang,
bersama dengan jatuhnya tetesan air hujan yang membawa kenangan.

Ada yang tetap merindukan suaramu di keheningan,
juga tawa di sela cerita yang selalu mengalir hingga pagi datang.

Mungkin kau sudah lupa,
kita pernah punya cita-cita yang sama,
hanya jalan yang kita tempuh mungkin harus berbeda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramai - Sunyi

Menyapa Sepi

Cermin Jauh