Pembelajaran Kepala Tiga
Memasuki kepala tiga di tahun 2022,
Tadinya ku pikir semua akan berjalan biasa saja dan sama, aku masih akan tetap bertahan dengan segala sifat dan karakterku yang keras kepala, juga emosian tentunya wkwk.
Namun rupanya semua berubah ketika memasuki 2023.
Beberapa minggu di akhir januari ku habiskan dengan menangis. Entah menangisi apa aku pun lupa. Lebih banyak berdiam diri, keinginan ke psikolog kembali menggerogoti.
Sampai akhirnya aku sadar, di titik ini,
Apa mungkin aku sedang berada di sebuah siklus yang baru lagi?
Rasanya aneh, dan terasa asing,
Entah sudah berapa kali diri ini mengalah dengan pasrah tanpa mempertanyakan motif yang dilakukan oranglain.
Entah berapa kali diri ini tak lagi mementingkan oranglain semata, tapi juga sudah mulai memikirkan bagaimana dirinya bisa bertahan di kehidupan nyata.
Terasa salah pada awalnya,
tapi mungkin memang begitulah seharusnya.
Komentar
Posting Komentar